Wednesday, April 12, 2017

My Boyfriend Wedding Dress (Review)


My Boyfriend Wedding Dress

Judul : My Boyfriend Wedding Dress
Penulis : Kim Eun Jeong
Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas
Penyunting : NyiBlo
Layout : Dedy Adrianto
Penerbit : @penerbitharu
ISBN : 978-602-7742-00-0

BLURB

Bagaimana ini! Saat pernikahanku semakin mendekat, cinta pertama terkutuk yang mencampakkanku kembali lagi. Selain itu, gaun pengantin yang kupesan kepada perancang terkenak Italia juga tertukar.

Benar! Tekadku sudah bulat! Aku akan melarikan diri dari pesta pernikahanku. Tiba-tiba, gaun pengantinku yang tertukar itu menghilang!

Lalu, seorang lelaki dari New York tiba-tiba mengatakan ialah pemilik gaun itu dan sedang mencarinya!
***
Aku seorang anak yatim piatu. Orang yang selama ini membantuku secara finansial menyuruhku menikahi cucu semata wayangnya. Bahkan, cucunya mengatakan kalau ia tidak membutuhkan cinta.

Lalu, aku membuat perjanjian rahasia dengan tunanganku yang maniak gaun pengantin. Ia akan menceraikanku dan memberikan saham miliknya jika aku bisa menemukan gaun pengantinnya yang tertukar.

Benar! Tekadku sudah bulat! Aku akan terbang ke Korea dan membawa pulang gaun itu!
"Tidak bisakah kita kembali lagi? Aku akan menjadi payungmu. Oleh karena itu, jangan terus menjauh. Satu-satunya kesalahan yang kubuat dalam hidupku adalah meninggalkanmu. Berikan aku kesempatan, Se Kyoung. Maaf karena aku terlambat mengatakan ini semua. Aku mencintaimu." -Ji Kang Hoo

Ji Kang Hoo, pria yang tega meninggalkan Han Se Kyoung ditengah hujan dan memilih untuk pergi melanjutkan sekolahnya ke luar negeri dan mencoba untuk memulai karier sebagai pemain piano professional. Kejadian itu membuat Se Kyoung tidak ingin lagi mempercayai cinta hingga ia mengalami trauma dan takut dengan hujan. 

Han Se Kyoung tidak ingin terluka berlarut-larut, 5 tahun berlalu dan ia memutuskan untuk menikah dengan pria pilihannya namun pada akhirnya Se Kyoung memilih 'lari' dari pernikahannya. 

Ditempat lain seorang pria bernama Jo Hae Yoon yang saat ini menetap di New York memiliki misi mencari gaun pengantin tunangannya yang tertukar dengan seorang wanita di Korea Selatan, dan tanpa disangka gaun pengantin itu tertukar dengan gaun pengantin milik Se Kyoung. 

Jo Hae Yoon yang memiliki ketakutan untuk menaiki pesawat tetap memilih untuk melakukan misinya menemukan gaun pengantin itu agar ia bisa bercerai setelah menikah dengan Yerin yang saat ini menjadi tunangannya.

Saat telah sampai di Korea Hae Yoon harus mengalami hari-hari yang sulit untuk menemukan gaun pengantin itu. Saat ia sudah hampir dekat dengan gaun itu namun gaun itu malah kembali menghilang.

*****
Novel ini sebenarnya udah ada di rak buku sejak 25 Januari 2014 dan langsung dibaca sampai tamat dihari yang sama. Tapi baru kepikiran hari ini buat ngeriview... wkwkwkwk
Btw, novel ini udah di cetak ulang dengan cover yang lebih bagus (bukan berarti cover yang sebelumnya ga bagus ya)

Cerita di novel ini berjalan dengan alami dan kisah cinta yang ada di dalamnya menarik untuk diikuti. Cara memulai dan cara mengakhiri kisah cinta di novel ini bisa sedikit ditiru (tapi aku tidak menyarankan untuk meniru 'kabur dari pernikahan'... sepertinya itu terlalu menyakitkan T.T)

Dari novel Kim Eun Jeong yang pernah aku baca, "My Boyfriend Wedding Dress" belum bisa mengalahkan "So, I Married the Anti Fan" dan "Cheeky Romance". Kalau diberi peringkat, "My Boyfriend Wedding Dress" ada di peringkat ke-3 T.T But, secara keseluruhan novelnya tetap aja bikin penasaran karena karakter masing-masing tokoh sangat kuat.

QUOTES

"Jangan menangis. Ceritakan semuanya kepadaku." --Hae Yoon--

"Kalau begitu, benci aku. Aku tidak akan berbuat apa-apa walau kau menerorku. Aku tidak akan melapor kepada polisi. Benci aku sepuasmu, tapi saat kau tidak bisa lebih membenciku lagi, saat kau sudah lelah membenciku.... saat itu, bisakah kau mencintaiku lagi?" --Kang Hoo--

"Mimpi, aku tidak dapat mengatakan kalau selama ini aku tidak pernah bermimpi. Namun, aku selalu menganggap kalau mimpi tidak akan pernah tercapai, sehingga aku selalu menyimpan mimpiku ditempat yang terdalam." --Hae Yoon--

"Benar, kalau sudah begini, aku bisa apa lagi? Waktu kan terus berlalu. Ini juga akan segera berlalu. Berlalu dalam sekejap mata."

"Walaupun aku sangat ingin memutar waktu kembali, waktu hanya akan berjalan ke depan dan aku tetap tidak dapat melupakan saat aku pertama kali melihatmu di ruang rapat kampus" --HyoIn--

"Jika semuanya kembali ke tempatnya yang semula, semuanya akan terasa seperti tidak pernah terjadi apa-apa"

"Jika kau ingin menikahi perempuan lain, buatlah garis yang jelas. Jangan menaruh perasaan sedikit pun pada orang lain" --Kang Hoo--

"Hari ini kau telah bertemu dengan lamaran yang lebih menakutkan daripada saat hujan turun."

"Setelah kupikir-pikir, sepertinya kita tidak perlu saling bicara, karena semuanya tidak berarti." --Se Kyoung--

"Memang semua akan beres hanya dengan kata-kata?"

"Aku memikirkan ini saat berlari. Jawabannya adalah kau, tapi aku tidak tau pertanyaannya" --Hae Yoon--

"Lelaki yang mengatakan kalau ia akan merasa senang asal ada aku, entah apa yang ia dengar tentangku sampai ia menghilang begitu saja." --Ye Rin--

"Sekarang aku tidak percaya pada cinta. Hal semacam itu lebih baik diberikan kepada anjing. Siapa bilang aku tidak akan rela?" --Ye Rin--

1 comment: