Friday, March 17, 2017

Moon in the Spring (Review)


Judul : Moon in the Spring
Pengarang  Hyun Go Wun
Genre : Fiksi
Penerbit : Haru
Tahun : 2014
ISBN : 978 - 602 - 7742 - 39 - 0
Halaman : 405 ; 20 cm

SINOPSIS
Di malam bulan purnama, seorang dewi terjebak bersama seorang pria berhati dingin dan licik di permukaan bumi.

Dewi Langit, Pria Bumi, lalu Malaikat Kematian...

Apakah wanita itu benar-benar tunanganku?
Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik. Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian. ia tidak memiliki perasaan apapun kepada wanita itu. Akan tetapi sesudah kejadian itu, wanita itu terlihat seperti wanita lain. Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.

Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitasku yang sebenarnya?

Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal. Di sana, dia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan. Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi. Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia...

meski ia merasa lelah.



REVIEW
Kisah ini diawali dengan cerita Dal-Hee dan kakaknya Hae-Seong yang dikejar seekor harimau sehingga demi menyelamatkan nyawa, mereka berdoa agar bisa selamat dari kejaran harimau itu. Doa mereka terkabul karena tidak lama kemudian sebuah tali besar turun dari atas langit dan mereka berhasil memanjat sampai langit kemudian menjelma menjadi Matahari (Hae-Seong) dan Bulan (Dal-Hee).

Kakak beradik itu ditakdirkan untuk menjadi kandidat Dewa dan Dewi Langit. Akan tetapi, hanya sang kakak (Hae-Seong) yang berhasil dengan cepat menjadi Dewa. Berbeda dengan Dal-Hee sang bulan yang masih belum bisa menjadi Dewi. Untuk menjadi seorang dewa-dewi seseorang harus mengalami tujuh reinkarnasi sempurna untuk menghilangkan darah manusia mereka. Namun, Dal-Hee sangat kesusahan untuk menjalani syarat terpenting untuk menjadi seorang dewi langit yaitu dengan tidak memperbolehkan mengikat takdir dengan manusia. Itu adalah hukum dan aturan yang paling dasar. Dal-Hee yang memiliki tingkat toleransi rendah dan sering tidak sabar, selalu memutuskan untuk kembali ke langit sebelum waktu nya dan hal itu memperlambat waktunya untuk menjadi dewi.

Suatu hari Dal-Hee mendengar seorang wanita yang berusaha meminta bantuannya. Wanita yang terbaring di rumah sakit dengan mata tertutup dan berdoa supaya Tuhan mengambil nyawanya lebih cepat. Wanita itu terlihat putus asa dan air mata menetes satu per satu di pipinya yang tirus sehingga hal itu membuat Dal-Hee tersentuh. Kematian sudah mendekati wanita itu karena Dal-Hee melihat seorang malaikat kematian muncul dikamar tersebut. Ketika wanita itu dinyatakan meninggal, hanya dokter yang terlihat berduka. Tunangannya, serta keluarganya tidak terlihat bersedih atas kematian wanita itu. Saat wanita itu meninggal yang mereka bicarakan hanyalah warisan. Melihat hal tersebut, Dal-Hee semakin geram dan akhirnya memasuki tubuh wanita itu dan berusaha mewujudkan janji yang sempat dibicarakannya dengan wanita itu sebelum dia meninggal. Wanita itu memohon kepada Dal-Hee untuk memanusiakan tunangannya. 

Melihat wanita itu hidup kembali, semua orang yang ada diruangan itu hampir pingsan, kecuali Min-Hyuk tunangannya. Dal-Hee yang sekarang berada di tubuh Ji-Wan (wanita yang telah memohon kepadanya tadi) berusaha untuk menepati janjinya dengan Ji-Wan. Dal-Hee kembali melanggar peraturan dan membuat dia kembali gagal untuk menjadi dewi dan membuat marah anggota dewan yang ada di langit. 


"Kau tidak meninggal?"
"Memangnya aku terlihat seperti orang meninggal?"


Min Hyuk kaget dengan perubahan tunangannya. Yoon Ji-Wan yang terbiasa mengurung diri dikamar dengan bermain piano sekarang berubah menjadi lebih berani, Ji-Wan yang dulu menyukai pakaian berwana gelap sekarang lebih menyukai pakaian bewarna cerah. Ji-Wan yang dulu takut dengan Min-Hyuk sekarang menjadi lebih tegas dan berani. Sorot matanya juga berubah menjadi cerah dan hangat. Hal itu membuat Min-Hyuk menjadi ingin lebih tertarik.

================================================================

KOMENTAR

Novel ini ditulis oleh seorang penulis Korea, Hyun Go Wun yang beberapa bukunya sudah diterbitkan oleh Penerbit Haru (4 Way to Get a Wife, Always With Me, dan Moon in the Spring). Bagi pembaca yang sudah terkena #HaruSyndrome mungkin sudah pernah membaca beberapa novel Hyun Go Wun yang telah diterjemahkan oleh Penerbit Haru ini. 

Saya sangat menyukai cara Hyun Go Wun dalam merangkai kata-kata untuk menuangkan berbagai kalimat hingga menjadi cerita yang indah. seperti di novel ini, saya sangat menikmati dalam membaca hingga membayangkan seperti menonton drama korea.. ^_^



Tokoh yang diciptakan, masing-masing memiliki karakter yang kuat. Seperti Ji-Wan (Dal-Hee) yang tidak mengenal rasa takut hingga membuat saya ingin menjadi sosok Dal-Hee *nahlooo. Jadi, meskipun novel ini memiliki halaman yang lumayan banyak (mungkin untuk pemula yang baru membaca novel) akan tetapi novel ini tidak membosankan sama sekali. yang terjadi malah sebaliknya. Novel ini sangat-sangat menyenangkan untuk dibaca. Yaaaa kecuali dengan beberapa halaman cetakan yang lebih menjorok ke atas namun itu tetap tidak menyulutkan niat saya untuk membaca novel ini.. ^_^

No comments:

Post a Comment