Penulis : Shin Ji Eun
Penerjemah : Putu Pramania
Penyunting : KP Januarsi
Proofreader : Dini Novita Sari
Ilustrator Isi : @teguhra
Penerbit : Haru (http://www.penerbitharu.com)
Halaman : 518 hlm ; 20 cm
ISBN : 978-602-7742-46-8
SINOPSIS
"Warna kelopak bunga itu lebih merah dibandingkan darah, wanginya begitu kuat sehingga mampu memikat vampir mana pun. Jika seseorang memiliki bunga itu, maka ia akan menduduki posisi paling tinggi di antara vampir-vampir yang lain."
Akhir-akhir ini santer terdengar adanya pembunuhan oleh para vampir. Kang Seo Yeong tahu ia seharusnya tidak melihat temannya dibunuh oleh vampir tepat di depan matanya.
Seorang vampit lain bernama Louvrei yang berwujud seperti remaja laki-laki, menawarkan bantuan pada Seo Yeong. Hanya satu syarat yang Louvrei minta : Seo Yeong harus membantunya mencari 'Bunga Vampir'.
Di tengah ketakutannya, Seo Yeong terpesona pada Louvrei. Apalagi saat vampir berumur ratusan tahun dalam wujud pemuda itu berjanji, "Aku akan selalu menjagamu. Jadi, jangan percaya pada siapapun kecuali aku."
Bisakah mereka berdua menemukan 'Bunga Vampir'?
REVIEW
Sejujurnya aku lebih dulu nonton drama Vampire Flower ini baru baca novel nya. Jujur, komentar pertama yang muncul sebelum nonton drama nya adalah "Seperti nya Korea ikut terjangkit virus GGS, sampai-sampai mereka bikin drama tentang vampir :v ---- saat itu aku belum tau kalau drama ini ternyata ada novel nya"
Pas nonton drama nya sih biasa aja ya cuma yang jadi Loui nya disana imut banget truz yang jadi Lecca nya tengil gitu tapi tetap aja ganteng maksimal. Kemudian pas lagi stalking twitter nya @penerbitharu eh ternyata @penerbitharu udah terbitkan novel ini, dan beberapa bulan kemudian (tepat nya 6 hari yang lalu dimulai dari aku tulis review ini) aku beli novel nya 2 sekaligus (Karena novel ini ada seri 1 dan 2). Dan saat itu aku tidak bisa berhenti membaca novel ini.
Padahal novel ini mempunyai latar belakang Korea namun nama-nama vampir di dalamnya gak pake nama korea ^_^. Kisah ini dimulai dengan perjanjian antara vampir (Louvrei) dan manusia (Seo Yeong) dengan latar belakang untuk menemukan bunga vampir yang bisa memberikan posisi Lord bagi siapapun yang memilikinya. Disini, Louvrei diceritakan adalah vampir yang paling kuat diantara vampir lainnya karena saat bayi ia meminum darah ayahnya yang juga termasuk salah satu dari 7 vampir tertinggi demi bertahan hidup.
Louvrei yang sangat membenci manusia pada akhirnya mulai mengurangi kebenciannya terhadap manusia setelah ia membuat perjanjian dengan Seo Yeong. Ia merasa tangan hangat Seo Yeong membuat ia merasa lebih cerah dan memberikan kenyamanan.
Seo Yeong yang notabene nya adalah manusia menjadi kelemahan Louvrei serta sasaran empuk saingan Louvrei (Achel) untuk mengalahkan Louvrei dalam persaingan merebut posisi Lord. Karena tidak ingin Seo Yeong terluka, Louvrei memerintahkan Ken (serigala yang berwujud seperti bola bulu putih yang imut namun saat bertarung menjaga tuannya ia akan berubah menjadi serigala yang menyeramkan) untuk menjaga Seo Yeong.
Masing-masing tokoh yang dibangun benar-benar sangat kuat. Cerita yang disajikan dengan berbagai macam konflik membuat alur cerita menjadi lebih menarik. Imajinasi benar-benar dibutuhkan saat membaca novel ini. Namun sayang, cerita di novel Vampire Flower seri 1 ini benar-benar gantung dan mewajibkan kita harus baca seri 2 nya.
QUOTES
"Kalau kau berada dalam bahaya, kau harus segera memberitahuku. Aku akan menjagamu kapan pun juga. Jadi, jangan percaya pada siapa pun kecuali aku."
"Singa yang sudah menggigit mangsanya, tentu saja tidak akan melepaskan mangsanya. Meskipun singa itu adalah singa tua yang sudah tidak bergigi, binatang buas tetap saja binatang buas."
"Bagaimanapun wujudmu nanti.... Aku tetap akan berada di sisimu."
"JIka bunga ini bukan tananman, mengapa dia mempunya kelopak bunga? Lalu.... mengapa diberi nama bunga?"
"Pokoknya mulai sekarang, bangun tidur aku akan langsung mandi!"
"Aku ini memiliki perjanjian denganmu! Jadi.... mau tidak mau kan aku harus ikut campur."

No comments:
Post a Comment